Newest Post
Tampilkan postingan dengan label Vocaloid. Tampilkan semua postingan

Produser Vocaloid yaitu Exit Tunes mengatakan bahwa Vocaloid terbaru, Mayu , akan memulai debutnya pada tanggal 5 desember bersama dengan dirilisnya VOCALOID3 Library MAYU, paket khusus yang berisi perangkat lunak Vocaloid3 dengan Mayu’s voice library yang terinstal dan juga kompilasi 2-CD trek Mayu yang diproduksi oleh lebih dari 30 artis yang berbeda.
Bagi mereka yang belum tau, Vocaloid adalah aplikasi singing synthesizer yang dikembangkan oleh Yamaha Corporation yang memungkinkan pengguna untuk mensintesis nyanyian dengan mengetikkan lirik dan juga melodi. Suara diproduksi dengan menggunakan fragmen suara yang direkam oleh penyanyi asli, yang kemudian disusun menjadi sebuah “Singer Library” dan dijual sebagai karakter Vocaloid, seperti Hatsune Miku.
Suara Mayu ini menggunakan versi terbaru dari perangkat lunak Vocaloid yaitu VOCALOID3, dan merupakan karakter pertama yang akan diproduksi oleh Exit Tunes, meskipun mereka telah menghasilkan banyak album laris menggunakan karakter Vocaloid lainnya di masa lalu.
Diumumkan pada awal Mei 2012 di live event “ACADEMY EXIT TUNES“, Mayu adalah Vocaloid yandere yang mengenakan busana goth-lolita, Respon untuk desain karakternya di kalangan komunitas Niconico, secara umum sangat positif.
Nama Mayu, desain karakter dan suaranya dapat digunakan secara bebas oleh perorangan atau badan komersial tanpa persetujuan terlebih dahulu dari Exit Tunes. Exit Tunes meminta pendistribusiannya dilakukan dalam lingkup yang dibatasi dan juga menggaris bawahi beberapa panduan untuk penggunaannya, namun para kreator bebas untuk menggunakan perangkat lunak dan properti intelektual untuk keuntungan mereka sendiri.
Bundle VOCALOID3 Library MAYU ini juga menyertakan strap handphone dan mouse pad edisi terbatas, dengan total enam desain yang berbeda untuk setiap barang tersebut. Pre-order mulai diterima di Amazon.jp pada harga 11.500 yen.
Source : Mayusan.jp, Amazon.jp
Copas dari : www.japanesestation.com
Tag :// JEPANG,
Tag :// Vocaloid
Siapa yang tidak kenal dengan Hatsune Miku atau biasa dikenal dengan Miku??
Virtual Idol satu ini sangat terkenal diseluruh dunia bahkan sempat masuk dalam acara liputan 6 ya
ng disiarkan oleh salah satu stasiun tv lokal beberapa bulan yang lalu.
Lalu yang menjadi pertanyaannya sekarang adalah, kenapa Miku menjadi sangat terkenal diseluruh dunia?
Miku sendiri bukanlah manusia, pada dasarnya dia adalah sebuah program computer yang dikembangkan oleh Yamaha Corporation pada tahun 2004. Pada tahun 2004 Yamaha Corporation mengembangkan sebuah program "singing synthesizer" yang diberi nama Vocaloid. Dengan cara memasukan lirik kedalam melodi dan lagu, yang kemudian program ini akan mampu untuk bernyanyi dengan suara sintetis.
Bagaimanapun juga suara nyanyian itu tidak dibuat oleh Yamaha. Sebaliknya banyak perusahaan yang membuat program bernyanyi mereka sendiri, dan meluncurkannya atas produk sendiri. Sebenarnya banyak virtual singer sebelum Miku. Namun tidak ada yang mampu memenuhi audiens dan seberhasil Miku.
Namun bagaimanapun juga, Miku berbeda pada saat kelahirannya, dia lebih dari sekedar desain karakter yang digunakan untuk cover-box. Dan juga desain karakternya yang dibuat untuk merangsang para Otaku Jepang yaitu perpaduan antara MOE dan cyberpunk.
Namun desain yang bagus tidaklah cukup jika tidak cocok dengan suaranya. Maka dengan menggunakan sample contoh dari suara artis Saki Fujita. Crypton Future Media membuat suara yang lucu yang sebanding dengan suara bintang pop jepang. Software suara-nya benar-benar menjadi Hit, sehingga Crypton Future Media kualahan dalam memenuhi permintaan pasar yang segera setelah rilis.
Kemudian oleh pengguna "Nico Nico Douga" asal otomania "Ievan Polkka" menyebarkannya kebeberapa website. Segera setelah itu orang-orang yang bahkan tidak pernah berpikir tentang program seperti ini langsung membeli salinan dari Miku Vocaloid 2 ini.
Karena hal itulah sehingga terciptalah aliran-aliran musik baru. Dan juga karena kemudahan menciptakan lagu-lagu di Vocaloid 2 inilah sehingga lagu-lagu asli buatan pengguna program Vocaloid 2 dengan cover suara Miku ini mulai membanjiri internet.
Namun menciptakan ribuan lagu hanyalah awal dari dukungan masyarakat kepada Miku. Kemudian dalam waktu dua tahun setelah kemunculannya program buatan Fan-Made "Miku Miku Dance" diciptakan untuk menambahkan fitur koreografi ke Hatsune Miku's library of songs.
Namun demikian, popularitas Miku juga diragukan tanpa dukungan perusahaan dan dukungan dari para fans. Kemudian pada tahun-tahun kelahiran Miku banyak orang-orang dengan beda bakat di sewa dari seluruh net untuk menghasilkan lebih dan lebih Miku Original Music. Selain itu Crypton Future Media juga merilis add-on untuk Miku dengan memberikan suaranya emosi yang sesuai dengan berbagai jenis lagu.
Namun mungkin alasan terbesar kesuksesan Hatsune Miku adalah pada beberapa titik, dia berhenti dipandang sebagai software dan mulai dipandang sebagai seorang pop-star yang sah. Bahkan pada tahun 2009, Miku konser live pertamanya dengan teknologi 3D hologram.
Dan juga sama seperti artis lain, Miku juga menjadi bintang iklan untuk beberapa iklan perusahaan di TV.
Lalu yang menjadi alasan terbesar lainnya dari kesuksesan Miku adalah karena dia tidak diciptakan sebagai taktik ambisius mayor label yang hanya mengejar keuntungan royalti semata. Melainkan dari ketidak sengajaan dan kemudian dari hasil kerja keras perusahaan dan para fans. Miku bukanlah milik satu orang, satu perusahaan, atau satu perusahaan rekaman, akan tetapi Miku adalah milik kita semua.
sumber : baka otaku
repost dari : We Are J-Music Lover Indonesia dan https://www.facebook.com/groups/jloversindonesia/
Lalu yang menjadi pertanyaannya sekarang adalah, kenapa Miku menjadi sangat terkenal diseluruh dunia?
Miku sendiri bukanlah manusia, pada dasarnya dia adalah sebuah program computer yang dikembangkan oleh Yamaha Corporation pada tahun 2004. Pada tahun 2004 Yamaha Corporation mengembangkan sebuah program "singing synthesizer" yang diberi nama Vocaloid. Dengan cara memasukan lirik kedalam melodi dan lagu, yang kemudian program ini akan mampu untuk bernyanyi dengan suara sintetis.
Bagaimanapun juga suara nyanyian itu tidak dibuat oleh Yamaha. Sebaliknya banyak perusahaan yang membuat program bernyanyi mereka sendiri, dan meluncurkannya atas produk sendiri. Sebenarnya banyak virtual singer sebelum Miku. Namun tidak ada yang mampu memenuhi audiens dan seberhasil Miku.
Namun bagaimanapun juga, Miku berbeda pada saat kelahirannya, dia lebih dari sekedar desain karakter yang digunakan untuk cover-box. Dan juga desain karakternya yang dibuat untuk merangsang para Otaku Jepang yaitu perpaduan antara MOE dan cyberpunk.
Namun desain yang bagus tidaklah cukup jika tidak cocok dengan suaranya. Maka dengan menggunakan sample contoh dari suara artis Saki Fujita. Crypton Future Media membuat suara yang lucu yang sebanding dengan suara bintang pop jepang. Software suara-nya benar-benar menjadi Hit, sehingga Crypton Future Media kualahan dalam memenuhi permintaan pasar yang segera setelah rilis.
Kemudian oleh pengguna "Nico Nico Douga" asal otomania "Ievan Polkka" menyebarkannya kebeberapa website. Segera setelah itu orang-orang yang bahkan tidak pernah berpikir tentang program seperti ini langsung membeli salinan dari Miku Vocaloid 2 ini.
Karena hal itulah sehingga terciptalah aliran-aliran musik baru. Dan juga karena kemudahan menciptakan lagu-lagu di Vocaloid 2 inilah sehingga lagu-lagu asli buatan pengguna program Vocaloid 2 dengan cover suara Miku ini mulai membanjiri internet.
Namun menciptakan ribuan lagu hanyalah awal dari dukungan masyarakat kepada Miku. Kemudian dalam waktu dua tahun setelah kemunculannya program buatan Fan-Made "Miku Miku Dance" diciptakan untuk menambahkan fitur koreografi ke Hatsune Miku's library of songs.
Namun demikian, popularitas Miku juga diragukan tanpa dukungan perusahaan dan dukungan dari para fans. Kemudian pada tahun-tahun kelahiran Miku banyak orang-orang dengan beda bakat di sewa dari seluruh net untuk menghasilkan lebih dan lebih Miku Original Music. Selain itu Crypton Future Media juga merilis add-on untuk Miku dengan memberikan suaranya emosi yang sesuai dengan berbagai jenis lagu.
Namun mungkin alasan terbesar kesuksesan Hatsune Miku adalah pada beberapa titik, dia berhenti dipandang sebagai software dan mulai dipandang sebagai seorang pop-star yang sah. Bahkan pada tahun 2009, Miku konser live pertamanya dengan teknologi 3D hologram.
Dan juga sama seperti artis lain, Miku juga menjadi bintang iklan untuk beberapa iklan perusahaan di TV.
Lalu yang menjadi alasan terbesar lainnya dari kesuksesan Miku adalah karena dia tidak diciptakan sebagai taktik ambisius mayor label yang hanya mengejar keuntungan royalti semata. Melainkan dari ketidak sengajaan dan kemudian dari hasil kerja keras perusahaan dan para fans. Miku bukanlah milik satu orang, satu perusahaan, atau satu perusahaan rekaman, akan tetapi Miku adalah milik kita semua.
sumber : baka otaku
repost dari : We Are J-Music Lover Indonesia dan https://www.facebook.com/groups/jloversindonesia/
